Kamis, 31 Januari 2019

Berita Duka SMP N 2 Cilongok

Telah berpulang kerohmatullah salah satu siswa SMP Negeri 2 Cilongok,
Nama    : UMNIATUN
Kelas    : 8 H 
Alamat : Desa Rancamaya, kec. Cilongok
Waktu  : pukul 22.00 WIB  pada hari Minggu malam Senin, 27 Januari 2018, Tempat meninggal di RS Ajibarang 
Sebab : karena Sakit ( penyakit LUPUS dan sesak Nafas )

segenap keluarga Besar SMP Negeri 2 Cilongok Turut berduka dan belasungkawa atas kepergiannya
semoga al-Marhumah Khusnul Khotimah dan keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran dan ketabahan. 





Iringan doa Untuknya : 

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لها وَارْحَمْها وَعَافِها وَاعْفُ عَنْها وَأَكْرِمْ نُزُلَها وَوَسِّعْ مُدْخَلَها وَاغْسِلْها بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّها مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْها دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِها وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِها وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِها وَأَدْخِلْها الْجَنَّةَ وَأَعِذْها مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ
 
“Allahummaghfir lahaa warhamhaa wa ‘asfihaa wa fu’anhaa wakrim nudzulahaa wawasi’ mudholahaa wagsilhaa bilmaai watsalji wal barodi wanaqqohaa min khotooyaa kamaa naqoitats tsaubal abyado minad danasi wabdilhaa  daarol khoiron min daarihaa eaahlan khoiron min ahlihaa  wajaudzan khoiron nin jaudzihaa  waadhilnaj jannata wa a’idzhaa min adzaabil qobrii au min adzabin naar”
ِ
“Ya Allah! Ampunilah dia, berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), pasangan yang lebih baik daripada pasangannya (di dunia), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka

Rabu, 23 Januari 2019

KUNJUNGAN SMP N 2 CILONGOK KE SMA 1 AJIBARANG

PERSIAPAN MENUJU ADIWIYATA MANDIRI

Sejak dinyatakan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional pada tanggal 22 Desember 2018, kini SMP 2 Cilongok harus berupaya keras mempersiapkan segala hal untuk maju ke  Sekolah Adiwiyata Mandiri. salah satu langkah yang ditempuh adalah melakukan kunjungan ke SMA 1 Ajibarang pada hari Selasa, 22 Januari 2019. SMP N 2 Cilongok, memilih kunjungannya  ke SMA 1 Ajibarang karena SMA 1 Ajibarang telah berhasil meraih gelar sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri. 

dengan adanya kunjungan ini semoga mampu memberikan energi positif bagi SMP N 2 Cilongok, untuk memompa kesemangatannya dalam menghadapi Adiwiyata mandiri. doa dan dukungan semua sangat kami harapkan . 


Aacara Pembukaan 

Sambutan kepala SMP N 2 Cilongok 

Sambutan dan Pembinaan oleh Kepala SMA 1 Ajibarang


Tanya Jawab oleh Salah satu Guru SMPN 2 Cilongok

Penyerahan cenderamata


wawancara


Fhoto Bersama

Senin, 21 Januari 2019

PEMBERIAN PENGHARGAAN

Kepala SMP N 2  Cilongok  Bapak Hartoyo, S.Pd. memberikan penghargaan berupa SK kenaikan pangkat kepada beberapa guru SMP Negeri 2 Cilongok, atas prestasi dan kinerja sebagai guru. dengan penghargaan ini diharapakn dapat memotivasi untuk meningkatkan kesemangatan dan kesungguhan serta ketulusan dan mengabdi mencerdaskan putra putri bangsa.







segenap keluarga besar SMP Negeri 2 Cilongok, mengucapakan selamat kepada :
1. Ibu Theresia, S.Pd.
2. Ibu Murliyanti
3. Ibu Rohmah, S.Pd.
4. Ibu Umi, S.Pd.
5. Ibu Teteng, S.Pd.
6. Ibu Yuli Astuti, S.Pd.
7. Bapak Yusuf Hamdani, S.Pd.

semoga berkah dan sukses !

RESEPSI PERNIKAHAN PUTRI IBU AGUSTINI SUPRIYATUN

Semoga SAMAWA ( Sakinah, Mawaddah, Warohmah ) 

Segenap keluarga besar SMP  Negeri 2 Cilongok, Mengucapkan selamat atas Pernikahan Putri tercinta ibu Agustini Supriyatun, salah satu dari guru SMP  Negeri 2 Cilongok.  kita doakan bersama-sama semoga menjadi kelurga yang Sakinah, Mawaddah, Warohmah dan mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat serta segera diberikan keturunan yang sholih dan sholihah.  


Selasa, 06 Februari 2018

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM AL-QUR'AN

Nasihat-Nasihat Yang Diberikan Luqman Dalam Al-Quran anatara lain :

1. Jangan menyekutukan Allah
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَابُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (QS. Luqman :13).
Sebagaimana kita tahu tonggak pertama seseorang adalah iman. Karena itu seorang anak pertama kali harsulah diberi pengetahuan akan iman, agar selalu mendekat pada Ilahi.
2. Berbakti Kepada Orang Tua (Ayah dan Ibu)
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapkanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun[1]. Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman : 14).
Luqman berpesan kepada putranya agar, seorang anak itu selalu bebakti berbuat baik pada kedua orang tuanya. Kenapa? Karena orang tua khususnya ibu telah mengandung selama sembilan bulan. Ibu merasakan sakit dan bertaruh nyawa untuk melahirkan anak ke dunia. Dan seorang ayah selalu membanting tulang untuk membiayai hidup. Sehingga orang tua adalaah seorang yang berjasa dan harus dihormati.
3. Berbuat Baik kepada Orang Tua
 وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, Maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS. Luqman : 15)
Maksud ayat ini sejatinya lanjutan dari ayat sebelumnya yang menegasakan tentang anjuran untuk mentaati kedua orang tua, namun jika perintah yang diberikan orang tua adalah hal yang batil. Maka janganlah mengikuti perintah itu. Jangan sampai menyekutukan Allah.
Tapi di sisi lain. Seorang anak tetap harus menghormati kedua orang tua meski mereka tidak sejalan dengannya. Karena bagaimanapun merekalah yang membesarkan dan melahirkan.
4. Setiap Perbuatan Akan Mendapat Balasan
يَابُنَيَّ إِنَّهَا إِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ
(Luqman berkata): “Hai anakku, Sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus[2] lagi Maha mengetahui. (QS. Luqman : 16)
Ayat ini mengandung nasihat, untuk selalu berbuat hal baik, menghindari perbuataan buruk. Karena perbuatan apapun (baik buruk atau baik) itu walau kecil akan mendapat balasan. Karena Allah itu Maha Tahu dan Maha Adil. Jadi seseorang itu harus waspada dalam mengerjakan suatu hal.
5. Mendirikan Salat, Amar makruf Nahi Mungkar dan Sabar
يَابُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ
Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu Termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). (QS. Luqman : 17)
Luqman menasihati putranya untuk selalu mengerjakan salat. Juga selalu mengajak kepada kebaikan menjegah hal-hal jeles. Serta selalu sabar dengan cobaan yang Allah berikan.
6. Jangan Sombong
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS. Luqman : 18)
Luqman mewanti-wanti putranya agar putranya agar menjauhi sifa soombong, karena Allah membenci hamba yang sombong.
Betapa Luqman Hakim begitu peduli akan pendidikan anak. Nasihat ini patutlah diajarkan pada anak-anak lain agar memiliki sikap baik baik kepada Allah, orang tua dan sesama.

MARS DAN SALAM PPK

MARS PPK
(Siswa Berkarakter Indonesia)
GERAKAN NASIONAL REVOLUSI MENTAL
MEMBANGUN KARAKTER GENERASI GEMILANG
MENUJU KEBANGKITAN GENERASI EMAS
BAGI MANUSIA INDONESIA
MELALUI PENDIDIKAN NASIONAL
TUMBUH KEMBANGKAN MORAL ETIKA BANGSA
BERBUDI PEKERTI AKHLAK YANG MULIA
SISWA BERKARAKTER INDONESIA
RELIGIUS HIDUPNYA
NASIONALIS JIWANYA
INTEGRITAS JADI TUJUANNYA
MANDIRI HIDUPNYA
GOTONG ROYONG SMANGATNYA
PERSATUKAN BANGSA INDONESIA
MELALUI PENDIDIKAN NASIONAL
TUMBUH KEMBANGKAN, MORAL ETIKA BANGSA
BERBUDI PEKERTI AKHLAK YANG MULIA
SISWA BERKARAKTER INDONESIA
RELIGIUS HIDUPNYA
NASIONALIS JIWANYA
INTEGRITAS JADI TUJUANNYA
MANDIRI HIDUPNYA
GOTONG ROYONG SMANGATNYA
PERSATUKAN BANGSA INDONESIA
SISWA BERKARAKTER INDONESIA
SISWA BERKARAKTER INDONESIA

FADILAH BULAN ASYURA

  Puasa Asyura:   Sejarah, Peristiwa Penting, dan Dzikir-dzikir yang Dianjurkan   Pada sepuluh Muharram umat Islam disunnahkan selain ...